Lemasko Dukung OAP yang Memenuhi Kualifikasi Jabat Presdir Freeport
Timika,papuaglobalnews.com – Pasca musibah longsor lumpur basar di area tambang PT Freeport Indonesia, yang menewaskan tujuh karyawan yang terjebak dalam lubang tambang raksasa dunia, kini muncul suara dukungan pergantian Tony Wenas dari pucuk pimpinan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia dengan Orang Asli Papua (OAP) makin kuat.
Suara dukungan kuat kali ini datang dari Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua I Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko).
Kepada papuaglobalnews.com bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, Marianus mengatakan mewakili masyarakat adat mendukung orang yang akan memegang tampuk pimpinan tinggi di tambang raksasa dunia ini harus dipercayakan kepada figur-figur terbaik Orang Asli Papua (OAP) yang memang benar-benar memenuhi kualifikasi.
Ia mengatakan sudah saatnya Pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada putra-putri OAP dalam menjalankan roda bisnis tambang emas yang berada di Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika Papua Tengah.
“Kami tidak minta untuk merdeka atau minta yang lain. Tapi masyarakat adat minta Presdir dipercayakan kepada OAP. Saya tidak sebut harus dukung orang ini, orang itu dan suku tertentu. Tapi berlaku secara umum untuk Orang Asli Papua di tanah Papua,” ujar Marianus.
Menurut Marianus, sejak PT Freeport Indonesia hadir di tanah Mimika semua pimpinan tertinggi dipegang oleh orang luar Papua mulai dari Sumatera, Jawa dan Sulawesi. Sekarang ini menjadi kesempatan untuk anak-anak Indonesia Timur terutama Papua. Saat ini ada banyak anak OAP yang dianggap siap, layak dan mampu memimpin PT Freeport.
“Kami sebagai orangtua, lembaga adat siap mendukung pemerintah rcayakan posisi Presdir PT Freeport dijabat anak Papua,” pungkasnya. **














