Kolase Foto Kolaborasi DLH Mimika dan Freeport Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Saatnya Bekerja untuk Iklim
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Ramli mengarahkan Bupati Johannes Rettob, Waki Bupati Emanuel Kemong dan DDirektur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma bersama berbagai pihak berjalan menuju Stand Kios Sampah Mimika.

Direktur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma saat mengisi buku tamu di Stand Kios Sampah Mimika.

Senior Manager – Environmental, Gesang Setyadi mengisi buku tamu di Stand Kios Sampah Mimika.

Jeffri Deda, Kepala DLH Mimika hadir dalam kunjungan Bupati, Wakil Bupati dan Direktur PT Freeport di Stand Kios Sampah Mimika.

Direktur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma menerima pin Kis Sampah Mimika dari petugas Kios Sampah Mimika.

Bupati John Rettob menerima pin Kios Sampah Mimika yang diberikan petugas Kios Sampah Mimika.

Emanuel Kemong, Wakil Bupati Mimika juga menerima pin Kios Sampah Mimika.

Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan Direktur PT Freeport Claus Wamafma mengunjungi Stand PT Lintas Papua Mandiri yang bergerak dibidang pengolahan limbah sampah.

Spanduk barcot Aplikasi Kios Sampah Mimika yang dapat didownload oleh masyarakat luas dalam memudahkan penukaran sampah.

Spanduk informasi tentang jenis sampah yang dapat ditukar di Kios Sampah Mimika.

Direktris RSUD Mimika dr. Fautina Helena Burdam bersama staf RSUD saat meregistrasi Aplikasi Kios Sampah melalui Barcode di Playstore pada Handphon lewat spanduk.

Kepala Bidang Persampahan DLH Mimika, Algertho Reno Asmuruf dan Sekretaris DLH Ramli berdiskusi dengan petugas Kios Sampah Mimika.

Bupati Johannes Rettob, Waki Bupati Emanuel Kemong dan Direktur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma foto bermasa Kabid Sampah Algertho Reno Asmuruf, Sekretaris DLH Ramli dan Devota Leisubun Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan di Stand Kios Sampah Mimika.

Bupati Johannes Rettob, Waki Bupati Emanuel Kemong dan Direktur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma foto bersama usai mengunjungi Stand Underground Mine.
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















