Di tempat yang sama, Yulius Pinimet, Kepala Bidang INKA BKPSDM Mimika menambahkan bahwa data usulan pengadaan pegawai sesuai kebutuhan daerah telah diserahkan kepada KemenPAN-RB sejak November–Desember 2025.

Ia menyebut dalam formasi tersebut, porsi 80 persen untuk OAP menjadi peluang bagi 648 putra-putri OAP-AMOR yang sebelumnya telah mengikuti simulasi pengerjaan soal.
“Jadi mereka ini ada yang tidak lolos seleksi tahun lalu tapi masih diberi kesempatan. Kita minta mereka bersabar menunggu, karena kita masih tunggu surat dari KemenPAN-RB. Kalau suratnya sudah ada, kami akan buat pengumuman sesuai formasinya masing-masing,” ungkapnya.

Mantan Kepala Distrik Mimika Timur ini menambahkan, dari total 648 OAP itu sebagian besar berasal dari kategori tenaga umum.

Yulius mengimbau agar para putra-putri OAP tidak lagi melakukan aksi demonstrasi maupun pemalangan kantor yang dapat mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat, karena saat ini pemerintah masih menunggu surat resmi dari KemenPAN-RB. **