Harga Pupuk Turun 20 Persen, Bukti Pemerintah Hadir di Sawah, di Kebun dan Ladang
– NPK dari Rp2.300 per kilogram menjadi Rp1.840 per kilogram.
– NPK kakao dari Rp3.300 per kilogram menjadi Rp2.640 per kilogram.
– ZA khusus tebu dari Rp1.700 per kilogram menjadi Rp1.360 per kilogram.
– Pupuk organik dari Rp800 per kilogram menjadi Rp640 per kilogram.
Amran mengungkapkan kebijakan diambil ini langsung dirasakan oleh lebih dari 155 juta penerima manfaat yang terdiri dari petani dan keluarganya di seluruh Indonesia.
Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo memberi arahan yang sangat tegas, negara harus hadir di sawah, di kebun, di ladang. Petani tidak boleh menjerit karena harga pupuk. Dengan demikian Kementan bersama BUMN pupuk bergerak cepat mengeksekusi perintah itu. Ini menjadi bukti nyata keberpihakan Presiden dan pemerintah kepada petani.
“Kita merevitalisasi sektor pupuk karena pupuk adalah darah pertanian. Tanpa pupuk kita tidak bisa berproduksi. Ini langkah cepat pemerintah untuk menolong petani, meningkatkan produksi pangan, dan memastikan tidak ada lagi kelangkaan pupuk di lapangan,” pungkasnya.
Ia menegaskan bagi pelaku yang terbukti melanggar, akan dikenakan sanksi pencabutan izin usaha serta proses hukum pidana sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda hingga lima miliar rupiah. **




































