Bupati John dalam sambutan menyatakan aspirasi yang disampaikan dirinya siap tindaklanjuti dan berjanji akan membantu membangun sepuluh unit rumah permanen secara bertahap pada tahun 2026 mendatang.

Kepada masyarakat penerima bantuan, John mengingatkan selalu merawat rumah dengan baik, jangan menjual tanah dan hidup dari mengolah tanah bukan menjual tanah.

Terkait dengan bantuan pembangunan sepuluh unit rumah, John meminta kepada Pemerintah Kampung Nawaripi untuk membersihkan lokasi secara baik.

Ia juga meminta kepada Pemkam Nawaripi untuk menggambar denah lokasi seluas 10 hektar itu secara baik sebagai dasar pemerintah membangun perumahan permanen untuk warga Kamoro secara bertahap.

Kesempatan itu, John mengapresiasi kepada Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi yang sudah membuat kebijakan mengalokasikan anggaran DD untuk membangun rumah yang manfaatkanya sangat besar dinikmati masyarakat Kamoro.

John juga berusaha memenuhi permintaan masyarakat akan lampu solar sel, tanki penampung air dan sumur bor.

Di hadapan empat KK penerima bantuan rumah, John menegaskan tidak boleh menjual tanah kepada orang lain. Masyarakat harus hidup dari mengolah tanah untuk menghasilkan sesuatu.

John mengharapkan kedepan Kampung Nawaripi jangan sampai hilang seperti Koperapoka yang kini tinggal nama karena sudah dipenuhi dengan pendudukan dari berbagai daerah di Nusantara.

“Mari kita jaga tanah ini. Jangan sampai ketika kita datang lagi tanah ini sudah berpindah tangan. Itu yang tidak boleh terjadi,” pesan John. **