Elisius Waweyauta Tewas Diduga Ditikam AJ di Pelabuhan Pomako
Timika,papuaglobalnews.com – Elisius Waweyauta (22), seorang pria asal Suku Kamoro, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh terduga pelaku berinisial AJ di Dermaga Pelabuhan Besar Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 19.20 WIT.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Frits Nanlohy, kepada papuaglobalnews.com menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat personel Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako sedang melaksanakan pengamanan kedatangan KM Sabuk 75 yang sandar di Pelabuhan Pomako.
Saat itu, personel piket Regu II Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako bersama tujuh personel Opsnal Polres Mimika dan Babinsa Pomako, Sertu Yulius, berada di lokasi.
Sekitar pukul 19.20 WIT, petugas melihat terjadi keributan di bagian belakang KM Sabuk 75. Tidak lama kemudian, korban berjalan ke arah tangga depan kapal sebelum akhirnya terjatuh dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa, petugas menemukan luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri korban.
Korban sehari-hari bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), dan berdomisili di Jalan Cenderawasih, Pomako.
Sementara terduga pelaku berinisial AJ (23), merupakan warga Jalan Poros Pelabuhan Pomako.
Pelaku berasal dari Suku Asmat, beragama Katolik, belum menikah juga bekerja sebagai TKBM.
Atas kejadian itu, pada pukul 19.23 WIT, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako bersama Opsnal Polres Mimika langsung mengamankan terduga pelaku di lokasi kejadian dan membawanya ke Polres Mimika untuk menjalani proses hukum.
Sementara itu, korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Pelabuhan Pomako menuju RSUD Mimika. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Poros Pomako-Cenderawasih, korban dipindahkan ke mobil patroli Polsek Mimika Timur karena kendaraan patroli Polsek Pelabuhan Pomako mengalami kendala pada sistem pengereman.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Mimika dan tiba sekitar pukul 23.30 WIT. Lima menit kemudian, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet pada pelipis kiri dan luka tusuk pada dada sebelah kiri yang diduga menjadi penyebab meninggal dunia.
Akibat kejadian tersebut, masyarakat melakukan aksi pemalangan di tiga titik, yakni Kompleks Cenderawasih Kampung Pomako, depan Gereja Katolik di Jalan Perikanan Pomako, dan pertigaan depan Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako.
Hingga laporan tersebut dibuat, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, sementara terduga pelaku telah diamankan di Polres Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini dipublis belum diketahui apa motifnya sehingga terduga pelaku menikam korban. **













