Berdasarkan data Dinkes periode Januari-Juni 2025 ibu hamil yang tes Infeksi Menular Seksual (IMS) dengan sasaran 6.285 orang kunjungan, kunjungan K1 ke ANC sebanyak 3.096 orang, ibu hamil yang tes Shiphilis 3.073 orang, ibu hamil positif Shiphilis 120 orang dan dan 107 ibu hamil Shiphilis yang diobati.

Ibu hamil HIV (PPIA) periode Januari-Juni 2025

Sasaran ibu hamil ANC 6.288 orang, ibu hamil tes HIV 2.096 orang, ibu hamil positif 17 orang, menerima ARV 14 orang, menerima pengobatan kotrimoksasol 17 orang, bayi lahir dari ibu HIV lima orang dan 5 orang bayi lahir dari ibu HIV menerima ARV.

Capaian Tes Shiphilis pada Bumil menurut Layanan periode Januari-Juni 2025

RSMM 579 orang, Puskesmas Pasar Sentral 564 orang, Timika 470 orang, Wania 453 orang, Timika Jaya 334 orang, RSUD Mimika 181 orang, Karang Senang 135, Kwamki Narama 94, Bhintuka 92 orang, RS Kasih Herlina 43 orang, Mapurujaya 42 orang, Wakia 28 orang, Limau Asri 27 orang, Tapormai 27 orang dan RS. Waa Banti 4 orang.

Kemudian Bumil yang skrining Hepatitis B terdata 4.631 orang dari sasaran secara keseluruhan 8.345 orang.

Ibu hamil yang reaktif 204 orang. Jumlah ini Puskesmas Timika urutan pertama dengan 47 pasien, menyusul Wania 39 orang, Pasar Sentral 29 orang, Karang Senang 14 orang, Timika Jaya 13 orang, Mapurujaya 11 orang, Limau Asri 9 orang, Potowaiburu 6 orang, Bhintuka 6 orang, Kwamki Narama 5 orang, Atuka dan Tapormai masing-masing 4 orang, Kokonao dan Jita masing-masing 3 orang, Wakia dan Mapar masing-masing dua orang, Jila, Hoeya dan Ipaya masing-masing satu orang.

Bayi lahir dari ibu reaktif sebanyak 85 orang. Jumlah ini Wania dan Pasar Sentral menempati peringkat pertama dengan masing-masing 22 orang. **