Bupati John Rettob Resmikan Gereja GPdI Holy Spirit, Bukti Api Roh Kudus dan Mujizat Tuhan
Selanjutnya, pada 23 Desember 2024, jemaat melaksanakan perayaan Natal pertama.
Memasuki tahun 2025, tepatnya 10 Januari, jemaat menerima bantuan dari seorang donatur yang tidak ingin disebutkan namanya. Pembangunan gereja kemudian dilanjutkan mulai 17 April sampai Desember 2025 hingga selesai.
“Total anggaran pembangunan gereja ini mencapai sekitar Rp1,8 miliar,” jelas Dominggus.
Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat yang diberikan melalui donatur dan seluruh jemaat.
Sementara itu, Pdt. Dr. Elion Numberi, M.Th dalam sambutan mengatakan bahwa peresmian gereja ini merupakan momen besar dan bersejarah.
Ia menegaskan gereja bukan sekadar bangunan fisik, tetapi rumah Tuhan tempat umat berdoa, memuji, dan mendengarkan firman Tuhan.
“Di tempat ini jemaat akan mengalami jamahan kasih Tuhan dan karya Roh Kudus dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Ia berharap gereja ini dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang kuat dalam iman dan penuh semangat Roh Kudus.
Dalam khotbahnya, Pdt. Elion juga menekankan pentingnya memiliki api Roh Kudus dalam kehidupan, karena melalui kuasa tersebut umat dapat mengalami mujizat dan keberanian dalam menjalani kehidupan.
Sementara itu, Pdt. Yohanis Marani, SKM selaku Gembala Jemaat GPdI Holy Spirit dalam kesaksiannya menyampaikan rasa syukur atas pertolongan Tuhan dalam pembangunan gereja tersebut.
Ia mengisahkan awalnya sempat meragukan kedatangan seorang donatur yang tidak dikenalnya menawarkan untuk membangun, namun pada 17 April 2025 donatur tersebut datang bersama para pekerja dan memulai pembangunan hingga selesai pada Desember 2025.
Ia mengucapkan terima kasih kepada donatur serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan doa dan bantuan dalam proses pembangunan gereja ini.
“Semua ini terjadi karena kemurahan Tuhan. Mujizat itu nyata,” ungkapnya.
Ia mengatakan momen peresmian ini juga tepat tiga tahun memberikan pelayanan.
“Saya selalu berjalan bersama jemaat. Bahwa semakin kita diberkati Tuhan, semakin kita berada dalam kerjaan-Nya dalam persekutuan,” ungkapnya.
Ia mengatakan gereja ini berdiri sebagai tanda mujizat Tuhan yang di dalamnya ada keterlibatan tangan-tangan kasih yang Tuhan pakai untuk memberi. Setiap pemberian jemaat meskipun kecil Tuhan selalu menghitungnya. **























