Bupati John Komitmen Pengelolaan Air Bersih Harus Profesional, Pemkab Didorong Bentuk Perusda PDAM
Reza mendorong agar Pemerintah Kabupaten Mimika segera membentuk Perusda yang bertugas mengelola SPAM secara profesional, sehingga dapat menjadi aset dan sumber manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyebutkan jumlah sambungan rumah (SR) yang telah terpasang mencapai 14.676 pelanggan, yang dinilai sebagai capaian luar biasa. Karena itu diperlukan kajian untuk menentukan tarif retribusi air.
Menurutnya, saat ini masyarakat masih beranggapan air dikonsumsi secara gratis, sehingga perlu sosialisasi intensif bahwa air merupakan sumber ekonomi yang harus dikelola secara berkelanjutan.
Ia juga menyarankan agar pemerintah membangun koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan pendampingan dalam pembentukan dan pengelolaan PDAM sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Plt. Direktur PT MAS, Petrus Yumte, menyarankan agar dari 14.676 pelanggan tersebut dilakukan klasifikasi, misalnya PNS dan pelaku usaha dikenakan retribusi, sementara masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan subsidi.
Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, menyampaikan ketersediaan air bersih saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. Ia berharap pengelolaan SPAM dilakukan secara profesional agar pelayanan maksimal dapat dirasakan masyarakat.
Politisi Partai Gerindra itu menekankan agar pengelolaan air minum membutuhkan tenaga profesional sehingga ke depan dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengapresiasi keseriusan pemerintah dalam membangun jaringan air minum, baik di wilayah perkotaan maupun pesisir.
Ia menegaskan pengelolaan SPAM harus dipercayakan kepada tenaga profesional, meskipun bukan Orang Asli Papua (OAP).
Ia mendukung pembentukan Perusda PDAM sebagai lembaga resmi pengelola air bersih dengan syarat pengelolanya memiliki kompetensi yang memadai.
Sementara itu, perwakilan PT Freeport Indonesia, Fani, juga memberikan masukan agar pemerintah membentuk Perusda sendiri dalam pengelolaan SPAM secara mandiri dan profesional. **






























