BPC GAPENSI Mimika Sampaikan Belasungkawa Atas Musibah di Area Tambang PTFI
Sebagai mantan karyawan tambang bawah tanah, Ronald sangat mengetahui betapa sulitnya medan yang harus ditempuh dan proses evakuasi oleh tim pencarian korban dalam terowongan.
Ronald menyampaikan dukungan moril kepada anggota keluarga dari lima korban yang belum berhasil ditemukan agar bersabar dan tetap berdoa agar Tuhan memberikan kesehatan yang prima bagi tim pencarian perusahaan supaya seluruh upaya proses pencarian secepatnya ditemukan.
Ronald juga mengajak kepada anggota keluarga karyawan lainnya memberikan dukungan moril terhadap tim pencarian agar mereka selalu kuat dan mendapat perlindungan dari Yang Maha Kuasa.
Musibah longsoran dalam tambang bawah tanah terjadi pada Senin 8 September 2025 lalu. Setelah 13 hari dilakukan upaya penyelamatan baru pada Sabtu 20 September 2025 sekitar pukul 8.45 WIT, Tim Penyelamatan Tambang Bawah Tanah berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua korban atas nama Irawan (46) tahun asal Cilacap dan Wigi Hartono (37) tahun asal Tulungagung. Jenazah keduanya pada hari itu juga langsung diterbangkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















