BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Maritim Perairan Timika, Berlaku 9-11 Februari 2026
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim di Perairan Timika yang berlaku selama tiga hari, mulai Senin 9 hingga Rabu 11 Februari 2026.
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca di Perairan Timika berpotensi didominasi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari. Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan nelayan.
Pada Senin 9 Februari 2026, cuaca di Perairan Timika diprakirakan hujan ringan hingga hujan petir, dengan suhu udara berkisar 26-29 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 78-88 persen. Kecepatan angin umumnya berada pada kisaran 4-11 knot, dengan hembusan angin (gust) mencapai hingga 21 knot. Tinggi gelombang laut diprakirakan antara 0,5 hingga 1,25 meter, namun pada pagi hari berpotensi mencapai 1,25-2,5 meter.
Sementara itu, pada Selasa 10 Februari 2026, kondisi cuaca masih didominasi hujan petir. Suhu permukaan laut mencapai 31 derajat Celsius, dengan arah arus laut dominan ke Tenggara (SE) dan kecepatan arus 40-47 cm/detik. Angin bertiup dengan kecepatan 6-7 knot dan hembusan angin hingga 17 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5-1,25 meter.
Memasuki Rabu 11Februri 2026, BMKG memperkirakan potensi hujan petir masih terjadi di Perairan Timika. Arah arus laut berubah ke Barat Daya (SW) dengan kecepatan meningkat menjadi 42-77 cm/detik. Angin bertiup 1-8 knot dengan hembusan angin hingga 17 knot, dan tinggi gelombang laut berpotensi meningkat hingga 1,25-2,5 meter.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal perintis, dan pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan petir, angin kencang, dan gelombang tinggi. **














