BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Papua Tengah, Berpotensi Hujan Lebat Hingga Malam
Flayer peringatan dini BMKG, Sabtu 6 Desember 2025.
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan Update Peringatan Dini Cuaca Papua Tengah pada Sabtu, 6 Desember 2025 pukul 18.55 WIT.
BMKG memperingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada sekitar pukul 19.15 WIT di sejumlah wilayah Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya.
BMKG melaporkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah:
Kabupaten Mimika: Mimika Barat, Tembagapura, Mimika Tengah, Amar, Mimika Timur Jauh, Kuala Kencana, Mimika Timur dan Iwaka.
Kabupaten Puncak: Sinak, Yugumuak, Gome, Gome Utara, Oneri, Sinak Barat, Agandugume, Kembru, Mabugi, Pogoma, Ogamanim, Amungkalpia, Bina, Erelmakawia dan Mage’abume.
Kabupaten Puncak Jaya: Torere, Gurage, Nioga, Fawi, Molanikime, Pagaleme, Lumo, Taganombak, Irimuli, Dagai, Tingginambut, Dokome, Waegi, Kiyage, Ilu, Mulia, Muara, Wanwi, Kalome, Ilamburawi, Yamoneri, Yambi, Nume, Gubume dan Yamo.
Kabupaten Intan Jaya: Tomosiga, Agisiga, dan sekitarnya.
Selain itu, BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut dapat meluas ke wilayah lain, termasuk:
Kabupaten Puncak: Wangbe, Beoga Timur, Lambewi, Beoga Barat, Ilaga Utara, Dervos, Beoga, Ilaga, Omukia dan Doufo.
Kabupaten Mimika: Kwamki Narama, Alama, Jila, Wania, Agimuga, Hoya, Jita, Mimika Barat Tengah, Mimika Baru.
Kabupaten Deiyai: Tigi Timur, Bowobado.
Kabupaten Intan Jaya: Ugimba, Homeyo, Sugapa, Hitadipa.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIT.
Sehubungan dengan ini BMKG mengeluarkan lima rekomendasi untuk diperhatikan oleh masyarakat dan instansi terkait lainnya:
1. Kewaspadaan Tinggi Terhadap Bencana Hidrometeorologi.
Masyarakat diminta waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, serta potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
2. Peringatan untuk Daerah Curam dan Rawan Longsor.
Warga di daerah bergunung atau rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan ringan-sedang terjadi berturut-turut.
Pada wilayah dataran rendah dan sekitar aliran sungai, perlu diwaspadai potensi genangan atau banjir.
3. Instruksi bagi BPBD dan Instansi Teknis
BPBD, BWS, dan Korlantas diminta memastikan masyarakat serta arus lalu lintas tidak melintas di zona rawan longsor dan banjir selama peringatan dini diberlakukan.
4. Ketentuan bagi warga yang mengungsi sementara.
BMKG menyampaikan bahwa masyarakat yang meninggalkan rumah selama periode cuaca ekstrem dapat kembali ke rumah 1–2 jam setelah peringatan dini berakhir.
5. Pemantauan Informasi Cuaca Terbaru.
Masyarakat diimbau memantau informasi resmi melalui website BMKG, akun media sosial @infobmkg, aplikasi InfoBMKG, atau Call Center 196.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Papua Tengah masih sangat labil, sehingga potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi secara tiba-tiba. Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di daerah aliran sungai, lembah, pemukiman padat, serta jalur pegunungan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus melakukan koordinasi demi memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan risiko bencana selama periode cuaca ekstrem berlangsung. **














