Bermuatan Pasir Menuju Asmat, LCT. Cahaya Permata Hati Alami Tenggelam di Perairan Puriri, Ini Penyebabnya
Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H.,M.M. melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery S.E. langsung memberangkatkan Tim SAR gabungan menggunakan LCT Tri Anugerah Maritim 605 dan RBB Basarnas menuju lokasi kejadian memberikan pertolongan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lapangan menuju ke titik lokasi tenggelamnya kapal. Sedangkan delapan POB (orang) di dalam Kapal LCT Cahaya Permata Hati belum diketahui nasib dan keberadaannya.
Berikut data delapan POB LCT. Cahaya Permata Hati :
- Melianus (Nahkoda)
- Firwansyah
- Ridwan
- Muhamad Adil
- Hamsir
- Khaidir Aswar
- Firman P. Hutagaol
- Muhamad Syarif
- Hamzah. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















