Beredar Flyer Prediksi Gempa di Medsos, BMKG Timika Tegaskan Itu Hoaks
“Pada prinsipnya, analisis gempa yang dilakukan BMKG bergantung pada catatan gempa yang terjadi sebelumnya, terutama gempa utama,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan gempa bumi umumnya terjadi di kawasan ring of fire atau cincin api Pasifik, yaitu wilayah yang berada pada pertemuan lempeng tektonik.
Untuk wilayah Papua, zona gempa yang paling aktif berada di bagian utara, seperti Jayapura, Biak, Pegunungan Papua, Sorong dan Nabire. Sementara Timika tidak berada langsung di jalur utama cincin gempa tersebut, meskipun getaran dari gempa di wilayah lain masih dapat dirasakan.
Marsareza menegaskan potensi gempa bumi selalu ada, namun hingga kini belum ada teknologi yang mampu memprediksi secara pasti kapan gempa akan terjadi. Karena itu masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. **














































