Menase Tabuni, Presiden ULMWP dan
Markus Haluk, Sekjen ULMWP memberikan keterangan pers pada 22 Agustus 2026. (Foto – Istimewa/papuaglobalnews.com).

 

Jayapura,papuaglobalnews.com – Presiden Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Menase Tabuni, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas penandatanganan pernyataan niat tentang rekonsiliasi dan penyatuan kembali ULMWP antara Tuan Octovianus Mote dan Tuan Benny Wenda, di Port Vila, Vanuatu, 22 Agustus 2026.

Kesepakatan ini merupakan langkah strategis untuk mengokohkan kembali ULMWP sebagai wadah representasi persatuan nasional bangsa Papua yang telah diakui oleh Melanesian Spearhead Group (MSG). Proses mediasi yang berlangsung sukses difasilitasi oleh Hon. Ralph Regenvanu serta utusan khusus Pemerintah Vanuatu untuk Dekolonisasi PBB, Hon Joe Natuman. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat perjuangan bangsa Papua dalam mewujudkan hak penentuan nasib sendiri menuju kemerdekaan dan kedaulatan politik.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.