Timika,papuaglobalnews.com – Mengantisipasi terjadinya kekosongan gas elpiji,  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mimika mengadakan Sidak di Agen LPG NPSO Musdalifah Karya Mandiri, Jumat 5 Desember 2025.

Sidak gabungan terdiri dari Bagian Ekonomi Setda Mimika, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mimika, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diketahui persediaan gas elpiji di Timika mencukupi kebutuhan masyarakat hingga awal 2026.

Chandra selaku Channel Administrasi Agen LPG NPSO Musdalifah Karya Mandiri kepada TPID menjelaskan, saat ini di gudang tersedia 1.880 tabung gas, lima kontainer dalam tahap pembongkaran dan 3000 an tabung gas 12 Kg dalam perjalanan.

Harga Eceran Tertinggi (HET) ukuran 12 Kg pertabung dijual Rp335 ribu.

Selain menyediakan 12 Kg, juga 5,5 Kg dijual pertabung Rp195 ribu, sementara di tangan pengecer naik Rp210  ribu, tabung 50 Kg untuk kebutuhan industri, restoran dan rumah makan/hotel pertabung dijual Rp1,5 juta.

Ia menyebutkan HET gas 12 Kg sesuai kebijakan pusat dengan batas bawah Rp350 ribu dan batas atas Rp365 ribu, sehingga dalam penjualan agen mengambil posisi di tengah.

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.