Timika,papuaglobalnews.com – Petani Kampung Mulia Kencana SP7 dan Kampung Limau Asri SP5 Distrik Iwaka Kabupaten Mimika Papua Tengah menjadi lokus program swasembada pangan nasional pada tahun 2026.

Sebagai langkah awal persiapan pelaksanaan program tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, Dandim 1710 Mimika dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanbun) Mimika bersama Liweti Murib Kepala Kampung Mulia Kencana SP7 memberikan sosialisasi rehabilitasi jaringan irigasi di Kampung Mulia Kencana dan Limau Asri pada Rabu 10 September 2025.

Sosialisasi ini sesuai Instruksi Presiden RI Nomor 2 tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.

Sosialisasi yang berlangsung di Balai Kampung Mulia Kencana SP7 dibuka oleh Alice Irene Wanma, Kepala Distanbun Mimika.

Alice kepada papuaglobalnews.com menjelaskan, ini merupakan program Presiden Prabowo secara nasional tahun 2025 dengan pelaksanaannya tahun 2026.

Alice menjelaskan berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Lahan Irigasi dan Pertanian Kementerian Pertanian tertanggal 28 Agustus 2025 yang diterimanya, melalui Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah nomor B-1352/SR.040/J/08/2025 perihal usulan Area of Interest (AoI) kegiatan cetak sawah (CS) tahun 2026 untuk wilayah Papua Tengah dari delapan kabupaten mendapat 2000 hektar dengan pembagian Kabupaten Nabire 1000 Ha dan Mimika 1000 Ha.

Ia mengatakan, dengan kuota 1000 hektar ini bukan hanya dalam satu hamparan lahan tetapi kemungkinan besar tersebar di setiap distrik menjadi sasaran program ini. Namun dalam menjalankan program tersebut sasaran cetak sawah paling banyak di wilayah Distrik Iwaka.