“Benar, namun untuk motifnya kami belum tahu, dan sekarang kami lagi persiapan ke lokasi kejadian,” pungkasnya.

Sementara Levina Kondologi, Kabid SMP Dinas Pendidikan yang dikonfirmasi papuaglobalnews.com melalui pesan whatsappnya untuk menanyak peristiwa tersebut sekitar pukul 17.05 WIT baru merespons sekitar pukul 20.54 WIT menjelaskan, bahwa dirinya tadi siang sudah mendapat informasi dari Kepsek SMP untuk menyampaikan kejadian di sana. Juga melaporkan kalau pihak distrik sudah menfasilitasi dengan pihak keamanan ke Manasari untuk kejadian ini. Namun Kepsek tidak menjelaskan penyebabnya apa.

“Slmt malam pa, sy tadi siang di chat oleh Kepsek, menyampaikan kejadian di sana, jg melaporkan klu pihak distrik sdh memfailitasi pihak keamanan ke Manasari utk kejadian ini, tdk disampaikan penyebabnya apa, seperti itu,” tulis Levina.

Sementara Kepala SMP N Omauga yang diketahui bernama Joumina saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp sekitar ukul 21.46 WIT belum memberikan respons. Sementara saat dihubungi melalui kontak biasa masuk nomornya berdering tetapi juga tidak merespons. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.