Warga Mimika Sumbangkan Darah untuk Kemanusiaan di Posko FKDM, Luky: Mari Jadikan Budaya dan Lifestyel
Namun, Rio mengakui masih minimnya respons warga Mimika dalam program ini kemungkinan besar masih kurangnya informasi dan edukasi manfaat donor darah.
“Kalau kita banding dengan kota-kota lain begitu banyak warga yang datang donor darah,” pungkasnya.
Luky Mahakena, Ketua FKDM Mimika mengungkapkan program donor darah yang diadakan ini akan terus berjalan secara berkala mengingat persediaan darah yang dibutuhkan masih sangat terbatas. Karena pasien yang membutuhkan darah baik di RSUD Mimika dan RSMM setiap saat sangat banyak.
Luky mengakui dampak positif dalam mendonorkan darah selain menyelamatkan jiwa sesama yang membutuhkan juga sebagai bentuk ibadah kemanusiaan dari pendonor.
Ia berharap langkah awal yang dibuat FKDM ini menjadi pemantik bagi organisasi kemasyarakatan atau sosial lainnya di Mimika untuk menyelenggarakan aksi donor darah kemanusiaan.
Ia menjelaskan FKDM melaksanakan ini sebagai terobosan dalam menjalankan amanat yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten Mimika terutama mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika di bidang kesehatan.
Ia mengungkapkan, melalui terobosan ini, FKDM ingin aksi donor darah menjadi budaya serta lifestyel masyarakat dalam membatu sesama dengan ketersediaan darah sehat demi kemanusiaan.
“Langkah ini kita buat untuk mencegah kelangkaan stok darah, yang kebutuhan setiap saat untuk pasien cuci darah, bersalin, operasi, gula cukup tinggi,” katanya.
Aksi donor darah ini selama dua hari. Mulai Kamis-Jumat, 20-21 November 2025 mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIT.
Ayo… donor darah. Setetes Darah, Sejuta Harapan – Satu Kantong Darah Menyelamatkan 3 Jiwa Manusia. **














































