Yahukimo,papuaglobalnews.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengumumkan duka nasional atas gugurnya Komandan Operasi Batalyon HSSBI, Mayor Yosan Suhun, yang dilaporkan meninggal dunia pada Rabu, 17 Juni 2026.

Informasi tersebut disampaikan melalui Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (KOMNAS) TPNPB yang diterima pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Dalam laporan resmi yang diterima Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dari Komandan Batalyon HSSBI, Mayor Enos M. Yoal, bersama Komandan Operasi Wene Kobak, disebutkan bahwa TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang terdiri dari dua Kowip, tujuh batalyon, dan satu Korps Wanita di bawah pimpinan Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka secara resmi menyampaikan duka cita atas gugurnya Mayor Yosan Suhun.

Menurut keterangan TPNPB, Mayor Yosan Suhun ditangkap oleh aparat militer Indonesia dari satuan Marinir di depan SMP Yapisili, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu, 17 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIT tanpa perlawanan. Dalam siaran pers tersebut, TPNPB mengklaim bahwa setelah ditangkap, korban mengalami penyiksaan hingga meninggal dunia.

TPNPB menyebut jenazah Mayor Yosan Suhun kemudian dibawa ke rumah sakit di Dekai sekitar pukul 21.00 WIT sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dengan disaksikan kepala suku setempat untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir.

Dalam siaran pers itu dijelaskan bahwa Mayor Yosan Suhun merupakan anak ketiga dari pasangan Yoat Suhun dan Eremina Yoal. Almarhum disebut telah menempuh pendidikan hingga tingkat SMP dan kemudian bergabung dengan TPNPB. Selama bergabung, ia terlibat dalam berbagai operasi hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Komandan Operasi Batalyon HSSBI.