Timika,papuaglobalnews.com – Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika dipercaya mengelola dana kebersihan jalan sebesar Rp11 miliar. Program kebersihan jalan yang sebelumnya ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika tersebut kini dialihkan ke pemerintah distrik.

Hal itu disampaikan Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, kepada papuaglobalnews.com di ruang kerjanya, Jumat, 30 Januari 2026.

Joel menjelaskan, meskipun anggaran pengelolaan kebersihan jalan telah dialihkan ke Distrik Mimika Baru, hingga kini pihaknya belum dapat merekrut kontraktor selaku pihak ketiga. Hal tersebut disebabkan Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) belum diserahkan oleh Bupati Mimika.

Selain itu, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Mimika serta Asisten I Setda Mimika terkait teknis pelaksanaan program.

petugas kebersihan bank sampah
Joel Daniel Luhukay, Kepala Distrik Mimika Baru foto bersama petugas kebersihan Bank Sampah Mimika Baru sebelum membersihkan jalan depan Kantor DPRK Mimika, Jumat 30 Januari 2026. (Foto-Istimewa).

“Kemarin saya baru saja berkonsultasi dengan Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, untuk membahas teknis pelaksanaan kebersihan jalan bersama DLH. Petunjuk teknis sudah kami siapkan. Kami juga sudah melaporkan hal ini kepada Asisten, dan selanjutnya Asisten melaporkan kepada Bupati untuk mendapatkan arahan pelaksanaan,” jelas Joel.

Dalam masa transisi tersebut, penanganan kebersihan jalan sementara dilakukan oleh petugas kebersihan Bank Sampah yang direkrut oleh Distrik Mimika Baru. Para petugas ini melaksanakan kegiatan pemotongan rumput dan pembersihan jalan setiap hari Jumat, mulai pukul 05.00 atau 06.00 WIT.

“Hari ini, Jumat 30 Januari 2026, pagi tadi saya pimpin langsung kegiatan pembersihan rumput di depan Kantor DPRK Mimika. Setelah itu mereka beristirahat, lalu pukul 13.00 WIT melanjutkan pekerjaan pemilahan sampah di masing-masing bank sampah hingga pukul 17.00 WIT,” ungkapnya.

Joel juga menyampaikan permohonan maaf kepada para kontraktor yang telah memasukkan profil perusahaan. Untuk sementara waktu, pihaknya belum dapat menerima kontraktor sebelum adanya petunjuk resmi dari pimpinan daerah.

Dalam pelaksanaan kebersihan jalan ke depan, Joel menegaskan akan menerapkan sistem kontrak selama enam bulan. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, dan kontraktor yang dinilai tidak bekerja maksimal akan diganti dengan yang lain.

“Kami akan menerapkan disiplin kerja secara tegas. Kalau kerjanya main-main, pasti kami ganti dengan kontraktor yang baru,” tegasnya.