Seorang Pria Warga Kwamki Narama Dibacok OTK di Jalan Freeport Lama
Timika,papuaglobalnews.com – Hanya berselang dua hari pasca kejadian pembunuhan dua pelajar SMK Negeri I Kuala Kencana pada Minggu 30 Agustus 2026, kini peristiwa memilukan kembali menimpa seorang pria warga Kwamki Narama pada Selasa 1 September 2026 sekira pukul 12.20 WIT. Korban dibacok oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Berdasarkan suara rekaman video amatir berdurasi 10 detik, bahwa dari lokasi kejadian korban dalam kondisi bersimbah darah masih sempat lari. Namun setiba dekat di depan Puskesmas Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Mimika di Jalan Freeport Lama korban jatuh.
Video kejadiannya viral di media sosial (Medsos) Whatsapp grup di Mimika. Korban mengenakan baju kaos hitam dan celana pendek biru.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki yang dikonfirmasi papuaglobalnews.com via ponselnya, Selasa 1 September 2026 pukul 13.23 WIT membenarkan kejadian itu.
Yusak menjelaskan, awalnya korban menggunakan sepeda motor sambil memboncengi adik perempuannya keluar dari Kwamki Narama hendak menuju ke Kota Timika.
Sesampainya di sekitar TKP, sebuah mobil Avanza hitam tanpa plat kendaraan dari arah Checkpoint 28 mengejar langsung menabrak korban. Setelah menabrak pelaku dengan cepat keluar dari mobil langsung membacok kedua korban itu.
Atas kejadian itu korban mengalami luka serius di bagian wajah dan bagian belakang kepala. Sementara adik korban mengalami luka di bagian tangan. Keduanya langsung dievakuasi oleh masyarakat sendiri ke rumah sakit RSUD untuk mendapatkan tindakan medis.
Ia menyebutkan kedua korban merupakan warga Kwamki Narama. Untuk kronologis lebih jelasnya masih dalam tahap penyidikan, termasuk belum siapa pelakunya.
“Laki-laki ini yang bawa motor. Jadi setelah pelaku senggol denga mobil, korban jatuh langsung mereka bacok dia,” jelasnya.
Ia menyebutkan korban mengalami luka pada bagian bahu, kepala dan kaki.
“Nanti lebih jelas bisa minta keterangan dari rumah sakit boleh,” katanya.
Merespons atas kasus ini jajaran kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) namun belum mengantongi identitas lengkap korban. Sementara pelaku kini masih dalam pengusutan kepolisian. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.





















