“Dengan keterbatasan kami, ada beberapa anak asli Suku Kamoro yang dikirim sekolah di Ambon menggunakan Dana Desa. Salah satu diantaranya meraih prestasi Kejuaraan Daerah (Kejurda) tinju dan dipersiapkan mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi,” papar Rafael.

Atas prestasi yang diraih ini, kepada Bupati John, Rafael meminta dukungan kuat dari pemerintah dan YPMAK selaku pengelola dana satu persen dari PTFI bagi anak-anak Kamoro.

Terutama memprioritaskan pembangunan pembedayaan masyarakat Papua terlebih khusus Suku Kamoro dan Amungme.

Selain itu, Rafael mengharapkan Bupati dapat merespons atas aspirasi permohonan pembangunan beberapa unit rumah layak huni untuk masyarakat Kamoro Kampung Nawaripi.

Dengan pemerintah bangun rumah ini, bertujuan masyarakat dapat tinggal dan menjaga dusunnya sendiri di atas tanah adatnya.

Rafael menyampaikan lokasi tanah adat Kamoro kini sudah banyak diambil oleh para mafia tanah.

Kepada masyarakat Kamoro, Rafael mengingatkan menjaga tanah dengan baik dan dilarang menjual kepada orang lain.

“Jangan menjual tanah dengan sembarangan,” tegas Rafael. **