Timika,papuaglobalnews.com – Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika di pangkalan sampah eks Kantor DLH lama, Jalan Cenderawasih SP2, dihebohkan dengan penemuan jenazah bayi yang diduga baru lahir pada Kamis 11 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIT.

Yahya, yang menjadi saksi pertama penemuan tersebut, membenarkan adanya kejadian itu.

Ia menceritakan, sekitar pukul 17.00 WIT sebuah mobil pickup yang biasa mengangkut dan membuang sampah dari Perumahan BTS Hope datang ke lokasi pangkalan sampah. Setelah selesai menurunkan muatan sampah, kendaraan tersebut sempat mengalami mati mesin.

Yahya bersama rekan-rekannya kemudian membantu mendorong mobil tersebut hingga kembali hidup. Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, Yahya melanjutkan aktivitas rutinnya memilah tumpukan sampah untuk mencari dan mengumpulkan sisa makanan yang akan digunakan sebagai pakan ternak.

Namun, saat memilah sampah, Yahya menemukan kantong plastik bening di dalam sebuah karton. Awalnya benda tersebut dikira potongan paha ayam.

Setelah diperiksa lebih teliti, ternyata isi plastik tersebut adalah seorang bayi yang sudah tidak bergerak dan tercampur dengan nasi.

Mengetahui adanya penemuan tersebut, Obet selaku koordinator jaga malam pangkalan sampah kemudian menghubungi Vilson yang merupakan koordinator lapangan tenaga kebersihan DLH sekaligus melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

“Kami waktu bongkar dikira paha ayam. Tapi setelah dicek baik-baik ternyata bayi dan ada rambutnya. Kemungkinan sudah meninggal karena tidak lagi bergerak,” ujar Yahya kepada papuaglobalnews.com melalui sambungan telepon, Kamis malam 11 Juni 2026.

Yahya mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan baru mengetahui keberadaan bayi tersebut setelah sampah dibongkar dan mobil pickup sudah meninggalkan lokasi.

“Kami juga tidak sempat foto dan kurang tahu nomor plat kendaraannya karena mobil itu masih baru. Kami baru dapat bayi ini setelah mobil itu jalan,” tuturnya.

Menurut Yahya, kasus tersebut sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian, namun saat keterangan diberikan petugas belum tiba di lokasi.

Ia juga mengaku belum mengetahui jenis kelamin bayi tersebut karena kondisi saat ditemukan masih tertutup campuran nasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas bayi maupun dugaan pelaku pembuangan.

Kasus penemuan bayi nahas ini menjadi viral di  media sosial grup whatsapp warga Mimika. **