Pengurus Daerah Karang Taruna Mimika Periode 2025-2030 Dilantik, Bupati John: Karang Taruna Harus Jadi Teladan Generasi Muda
Timika,papuaglobalnews.com – Bupati Mimika Johannes Rettob mengukuhkan Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika Papua Tengah periode 2025-2030 pada Selasa 23 September 2025.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Pj. Sekda Mimika Abraham Y. Kateyau, Dandim 1710 Mimika Letkol Inf. M. Slamet Wijaya, Kepala Bakesbangpol Mimika Yan Purba Selamat dan Plt. Kepala Dinas Sosial Devota Leisubun, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Elisabeth Tsenawatin.
Prosesi pelantikan mengusung tema ‘Generasi Tangguh, Inovatif, dan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045″ dibalut tagline ‘Adilnya Karya Mahakarya Yudha’ ditandai penyerahan petaka bendera organisasi oleh Bupati John Rettob kepada Vinsensius Apoka selaku Ketua Umum Karang Taruna Mimika. Pengukuhan Karang Taruna diperkuat dengan penandatanganan berita acara antara Bupati John Rettob dan Vinsensius Apoka.
Vinsensius Apoka, Ketua Umum Karang Taruna dalam sambutan menyampaikan Karang Taruna meerupakan organisasi sosial dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang diatur dalam Peraturan Menteri nomor 19 tahun 2025.
Ia menegaskan kehadiran Karang Taruna menjadi perekat anak bangsa sesuai kebijakan Presiden.
Sesuai pesan Ketua Karang Taruna Nasional bahwa lahirnya organisasi ini harus betul-betul tumbuh menjadi pemersatu.
Vinsen mengakui, proses pelantikan ini mengalami penundaan sangat lama dengan adanya dinamika politik Pilkada, sehingga baru dapat dilaksanakan pada hari ini.
Selama masa politik berlangsung Karang Taruna sebagai organisasi sosial tetap berdiri kokoh secara netral. Karena Karang Taruna hadir untuk mempersatukan semua pihak pasca politik nasional hingga daerah.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Sosial, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Dinas Pemerintah Masyarakat Kampung yang ikut terlibat dalam mendukung terbentuknya organisasi hingga terlaksananya pelantikan Pengurus Karang Taruna.
Ia mengungkapkan meskipun kepengurusan organisasi ini terlambat dilantik dalam pertumbuhannya akan mampu menyesuaikan diri dengan situasi sehingga dapat menghasilkan buah yang berlimpah dikemudian hari.
Kepada generasi muda, Vinsen berpesan jangan menunggu Anda dipilih menjadi pemimpin tetapi bangkitlah untuk menjadi pemimpin.
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan mengungkapkan, Karang Taruna salah satu organisasi yang dibentuk pemerintah dari Pusat sampai di kampung hingga tingkat RT.
Kepada pengurus terlantik, John meminta harus dipertahankan dan jangan ada lagi dualisme.
John mengakui agenda pelantikan ini sangat mendadak setelah dirinya mendapat penjelaskan dari pengurus bahwa jika belum dilantik berdampak pada seluruh kegiatan Karang Taruna yang rencananya diselenggarakan di Jakarata tertanggal 26 September 2025 tidak dapat diikuti.
Sebagai wadah organisasi kepemudaan dan sosial, John mengingatkan kepada pengurus harus menjalankan seluruh tugas sesuai Tupoksi.
Berkaitan dengan ini, John mengungkapkan pemerintah akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk disosialisasikan supaya Karang Taruna segera bentuk di tingkat distrik hingga kelurahan, kampung dan RT. Keberadaan organiasi ini akan menyentuh pada pelayanan Posyandu dan lain-lain.
Kepada pengurus terlantik, ia menitipkan pesan jalankan dengan baik, bentuk semua Karang Taruna di 18 Distrik dan berikan pendampingan pengurus distrik untuk melanjutkan pembentukan pengurus di tingkat kampung, kelurahan dan RT.
“Karang Taruna punya masa paling banyak. Tugas anak muda sebagai pioner sangat berat. Berharap bisa jadi motor penggerak sampai tingkat RT,” pesannya.
John tegaskan dengan kehadiran Karang Tarun harus mampu menghilangkan kaum remaja yang sering melakukan mabuk-mabukan dan membangun kerjasama dengan Poskamling setempat dan berjejaring dengan OPD-OPD agar semua kegiatan dapat difasilitas.
Pesan lain lanjut John, pengurus wajib pegang teguh komitmen atas tanggung jawab yang diamanatkan. Dimana pelantikan ini sebagai bentuk tugas pengabdian.
“Sebagai pemuda rangkul anak-anak dan apa yang dilakukan benar-benar dirasakan masyarakat. Bangun kerjasama dengan semua pihak bukan berjalan sendiri-sendiri,” pesannya.
John juga mengharapkan dengan kehadiran Karang Taruna kedepan mampu menyatukan dualisme kepengurusan KNPI Mimika. Karang Taruna harus menjadi teladan bagi generasi muda. Jadilah pemuda yang mempunyai dedikasi, integritas sebagai calon pemimpin masa depan.
“Banyak pemimpin di Indonesia berawal dari Karang Taruna. Karang Taruna harus jadi pioner. Jalankan tugas sosial di Mimika dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Mengakhiri pesannya, John ingatkan jangan karena masalah uang semua pengurus pecah kongsi akibat dari rasa curiga satu dengan yang lain alasan tidak transparansi.**














