Pendulang Merambah Tanggul Barat, LEMASKO Desak Freeport-Pemkab Mimika-TNI/Polri Bentuk Tim Pencegahan Konflik
Timika,papuaglobalnews.com – Aktivitas pendulangan emas di area sisa tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) yang selama ini hanya terjadi di wilayah tanggul timur, kini mulai merambah hingga ke area tanggul barat, tepatnya di sekitar dusun masyarakat Kampung Nayaro, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Masuknya para pendulang yang mayoritas merupakan non-Papua menimbulkan kekhawatiran serius bagi masyarakat adat setempat.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua I Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (LEMASKO), Marianus Maknaepeku, kepada papuaglobalnews.com, Selasa 10 Februari 2026.
Marianus mengungkapkan, informasi tersebut ia peroleh setelah menerima laporan langsung dari masyarakat Kampung Nayaro.
Ia menyebut, keberadaan para pendulang di tanggul barat tidak lepas dari dukungan sejumlah oknum warga setempat yang memberikan izin penggunaan lahan.
“Kondisi Mimika saat ini ibarat seorang perempuan cantik yang sedang tertidur pulas, lalu siapa saja bisa datang tanpa identitas jelas untuk ‘mencumbuinya’, mengambil hasilnya tanpa pengawasan ketat dari pemerintah maupun aturan yang tegas,” ungkap Marianus.
Menyikapi situasi tersebut, LEMASKO mendesak PT Freeport Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mimika, serta TNI-Polri untuk segera menggelar pertemuan bersama lembaga adat guna membentuk tim terpadu dalam menangani persoalan pendulang sebelum memicu konflik sosial.
Menurut Marianus, langkah pencegahan perlu dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman kepada para pendulang agar tidak melanggar hak-hak masyarakat adat.
Ia juga secara tegas meminta seluruh pendulang yang saat ini telah memasuki wilayah tanggul barat agar dengan kesadaran sendiri segera meninggalkan area tersebut dan mencari lokasi pendulangan di tempat lain.
Marianus menegaskan, wilayah tanggul barat merupakan tanah adat milik masyarakat Suku Kamoro di Kampung Nayaro yang selama ini dimanfaatkan sebagai dusun untuk mencari sumber kehidupan, seperti kebun sagu dan bahan baku pembuatan perahu.














