Pemrov Papua Tengah Bantu RSUD, RS Waa Banti dan Klinik di Timika
Timika,papuaglobalnews.com – Mendukung pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Papua Tengah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah telah membantu anggaran untuk Klinik Utikini Baru, Wangirja, Klinik SP5, Klinik Pomako. Sementara RSUD Mimika senilai Rp4 miliar dan RS Waa Banti Rp1 miliar.
Hal ini dipaparkan Meki Fritz Nawipa dalam sambutan pada silaturahmi dengan Tim MEGE di salah satu hotel di Timika, Sabtu 13 September 2025.
Meki menyebutkan untuk RS Waa Banti selain dana Rp1 miliar tahun anggaran 2026 mendatang akan memberikan bantuan fasilitas USG dan lain-lain guna mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat.
Ia menegaskan bagi masyarakat yang memiliki Kartu Sehat, berobat di fasilitas kesehatan cukup menunjukan Kartu Keluarga (KK) sudah bisa dilayani secara gratis.
Ia menambahkan Papua Tengah berada dalam usia harapan hidup 9,99 tahun. Artinya orang Papua paling lama bertahan hidup 70 tahun dan agar ingin hidup lebih lama kembali kepada masing-masing individu perlu mengatur pola perilaku hidup sehat.
Ia mengungkapkan keberadaan Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit di kabupaten merupakan milik Bupati. Namun Gubernur melakukan intervensi dalam bentuk anggaran guna mendukung pemerintah kabupaten dalam pelayanan kepada masyarakat. Termasuk menyiapkan tenaga dokter dari Timika mengirim ke Nabire atau ke kabupaten tetangga. Pemerintah siap membayar dokter meskipun itu mahal demi melayani kebutuhan kesehatan masyarakat.
Ia selalu memohon dukungan kerjasama semua tim agar apa yang diprogramkan dapat berjalan lancar.
Ronal Rahametan mewakili Tim MEGE dalam harapan menyampaikan banyak masyarakat yang mengeluh sulit mengakses layanan kesehatan meskipun sudah menjadi peserta BPJS, terutama karena keterbatasan fasilitas kesehatan.
Dengan demikian, Tim berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat mendistribusikan fasilitas kesehatan, khususnya di Kabupaten Mimika, agar pelayanan semakin maksimal. **

























