“Kami berharap semua pihak dapat bergandengan tangan untuk menyukseskan acara besar ini sebagai bagian dari pelayanan untuk memuliakan nama Tuhan,” ujar Pdt. Yohanes.

Sementara itu, Ketua Tim Penerjemah, Pdt. Detemianus Beanal, S.Th mengungkapkan bahwa hingga saat ini persiapan panitia telah mencapai sekitar 60 persen. Ia juga memastikan bahwa 10 ribu Alkitab telah tiba di Timika sejak 18 Maret 2026.

“Kami telah melaksanakan ibadah syukur atas tibanya Alkitab tersebut. Selanjutnya, seluruh persiapan teknis kami serahkan sepenuhnya kepada panitia,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika, khususnya Suku Dani, Damal, Amungme, serta tujuh suku lainnya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain itu, ia juga mengimbau semua pihak untuk menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga puncak acara.

Pdt. Detemianus menambahkan, Alkitab Bahasa Damal/Amungme akan dijual kepada jemaat saat peluncuran sekaligus didistribusikan ke gereja-gereja sesuai dengan kontribusi dana yang telah diberikan dalam proses penerjemahan dan pencetakan.

Terkait harga, ia menyebutkan bahwa keputusan resmi masih akan dibahas dalam rapat panitia. Namun, berdasarkan kebiasaan yang berlaku selama ini, harga Alkitab diperkirakan sekitar Rp200 ribu per buah. **