Keluarga 9 perempuan menyampaikan tuntutan agar pelaku mengembalikan korban dalam waktu dekat, Rabu 2 September 2026. (Foto – Scrinshot video).

 

Timika,papuaglobalnews.com – Keluarga 9 perempuan dan satu orang meninggal yang disandera di Distrik Jila Kabupaten Mimika Papua Tengah pada 17 Agustus 2026 meminta kepada pelaku memberikan informasi kepastian keberadaan korban.

Permintaan ini disampaikan oleh Namogolime, mewakili keluarga korban dalam pernyataan sikap dalam rekaman video berdurasi dua menit beredar luas di media sosial (Medsos) Whatsapp, Kamis 3 September 2026.

Dalam pernyataan sikap itu keluarga menyampaikan empat poin penting tuntutan yakni:

1. Kami murni keluarga korban dan sandera dari Jila bicara tidak berkaitan dengan aksi-aksi lain yang dilakukan di Jila. Kami hanya khusus bicara anak-anak kami yang dibawah.

2. Kami keluarga minta pelaku dapat memberikan informasi kepastian anak-anak itu sekarang dimana kepada kami.
3. Kami minta agar dalam waktu dekat pulangkan anak-anak kami sebelum dua bulan ke depan.

4. Jika poin 1 sampai 3 pihak palaku tidak respon maka kami akan lakukan tindakan balas tahan keluarga pelaku di Timika. Kami akan cari anak-anak dan keluarga pelaku,yang sama umur dengan anak-anak kami, yang pelaku bawah.

Keluarga memohon informasi ini dapat diteruskan ke pelaku dimana pun berada. **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.