Usia penderita paling banyak berada pada kelompok 25-49 tahun sebanyak 459 kasus, diikuti usia 20-24 tahun dengan 95 kasus.

Layanan Kesehatan

Hingga Juni 2025, terdapat 174 fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) yang memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) HIV-AIDS di Papua Tengah. Dari jumlah tersebut, layanan terbanyak berada di Kabupaten Mimika terdapat 46 Fasyankes dan Nabire dengan 41 Fasyankes.

Selain itu, dari total 16.189 Orang Dengan HIV (ODHA) yang pernah memulai terapi ARV, sebanyak 13.102 orang masih aktif menjalani pengobatan, sementara 895 orang baru memulai terapi di tahun 2025. Namun, terdapat juga 751 ODHA yang putus obat (LTFU).

Ko-infeksi TB-HIV

Pemerintah juga mencatat kasus ko-infeksi TB-HIV sebanyak 2.294 orang. Dari jumlah tersebut, 1.937 orang menjalani terapi OAT (Obat Anti-TB) dan seluruhnya sudah mendapatkan ART (antiretroviral therapy). **

Catatan Redaksi

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer

Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.

Hak Jawab & Koreksi Berita

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.