“Ikan-ikan di sini bagus-bagus. Ada ikan purba yang panjangnya 8-10 meter, setelah ditangkap dilepas kembali karena takut makan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian KMP di Atuka menjadi momen penting karena Menteri Koperasi dan UMKM turun langsung ke kampung.

Yogi menjelaskan, pemerintah daerah telah mendukung program ini dengan membangun gudang penyimpanan barang serta rumah bagi petugas pendamping koperasi, sesuai arahan kementerian.

Ia juga menegaskan kehadiran KMP di Atuka diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah Indonesia Timur, sekaligus bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi desa berbasis kerakyatan.

Secara keseluruhan, Yogi melaporkan terdapat 152 KMP yang tersebar di 18 distrik di Mimika sudah memiliki badan hukum lengkap. Selain itu, terdapat sekitar 300 koperasi umum, sehingga total koperasi di Mimika mencapai 452 unit.

“Dengan keberadaan koperasi ini, kami berharap mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dasar hukum pembentukan KMP mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, sebagai bagian dari program strategis nasional.

Gedung Koperasi Merah Putih di Atuka sendiri dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi bagian dari program 100 hari kerja kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.

Mewakili Dinas Koperasi dan UMKM serta seluruh OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika, Yogi mengucapkan selamat datang kepada Menkop UMKM Ferry di Kabupaten Mimika. Kedatangan Menteri Koperasi dan UMKM bersama rombongan merupakan suatu kehormatan besar bagi Mimika.

Peresmian KMP ini menjadi momen sejarah yang tidak dapat dilupakan oleh masyarakat pesisir dan gunung. Karena program Presiden Prabowo Subianto yang mulia ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah-tengah desa atau kampung/kelurahan yang berlandaskan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di negeri ini.

“Kami sangat antusias dan menyambut baik, karena kami percaya bahwa koperasi memiliki potensi besar. Guru perekonomian rakyat yang mampu dan mendorong dalam menciptakan peningkatan ekonomi yang nyata,” ujar Yogi.

Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Papua Tengah  Deinas Geley, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Ketua DPRK Mimika  Primus Natikapereyau, serta pimpinan OPD Mimika dan masyarakat. **