Timika,papuaglobalnews.com – Inspektorat Kabupaten Mimika mensosialisasikan Aplikasi Sistem Informasi Tindak Lanjut Manajemen Pengawasan (SI-TIMANG) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mimika, Kamis 26 Februari 2026.

Sosialisasi berlangsung di ruang rapat lantai 3 Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob dan dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong serta Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Mimika, Septinus Timang. Sejumlah pimpinan OPD juga turut hadir, di antaranya Antonius Welerubun, Kepala Dinas Perikanan, Yan Selamat Purba, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Daniel Orun, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Mimika.

Bupati John dalam sambutan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membangun sistem pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui kebijakan administrasi yang lebih efisien, cepat, dan akurat.

Menurutnya, penerapan Aplikasi SI-TIMANG yang dikembangkan Inspektorat akan memudahkan dirinya bersama Wakil Bupati dalam memantau perkembangan kinerja masing-masing OPD serta melakukan pengawasan internal. Pemantauan dapat dilakukan secara digital melalui perangkat Android kapan saja dan di mana saja.

John menjelaskan, kehadiran aplikasi ini mendukung efisiensi dan akurasi dalam proses tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan, sehingga mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Selain itu, aplikasi ini juga menghadirkan nilai transparansi melalui sistem monitoring virtual serta menjamin keamanan data.

Ia berharap dengan sistem ini, tindak lanjut atas rekomendasi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dapat lebih cepat dan tuntas.

Untuk mendukung pengelolaan aplikasi, John meminta setiap OPD menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi pegawai yang ditunjuk sebagai penanggung jawab, guna menjamin keamanan dan kerahasiaan data agar tidak bocor kepada pihak lain.

Ia juga menyinggung perbedaan capaian dalam setiap evaluasi dan pelaporan program antar-OPD yang dinilainya masih belum seragam.

“Aplikasi ini merupakan bagian penting dalam mendukung sistem pengelolaan pemerintahan berbasis digital melalui program Mimika Smart City,” ujarnya.

John menegaskan, keberhasilan penerapan aplikasi ini sangat bergantung pada keseriusan dan konsistensi seluruh OPD dalam menjalankannya secara maksimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar bekerja dengan sungguh-sungguh. Ia menegaskan telah mengetahui oknum pegawai yang kurang disiplin, dan ke depan akan dilakukan evaluasi, termasuk kemungkinan pergantian.

Ia berharap setelah mengikuti sosialisasi, seluruh peserta dapat kembali ke OPD masing-masing dan langsung mempraktikkan sistem tersebut demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. **