Gubernur Papua Tengah Keluarkan Arahan Penanganan Konflik Sosial Kapiraya
Scrinshot surat arahan Gubernur Papua Temgah penanganan konflik sosial Kapiraya.
Nabire,papuaglobalnews.com – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengeluarkan surat arahan resmi terkait penanganan konflik sosial di wilayah Kapiraya (Mee–Kamoro) yang melibatkan Kabupaten Mimika, Deiyai dan Dogiyai.
Surat bernomor 200.1.3.4/195/SET/2026 tertanggal 13 Februari 2026 tersebut bersifat penting dan ditujukan kepada Bupati Mimika, Bupati Dogiyai dan Bupati Deiyai. Dalam surat itu, Gubernur menegaskan langkah-langkah strategis untuk menjamin stabilitas keamanan serta percepatan penyelesaian konflik secara terpadu.
Dalam penjelasannya, konflik sosial di Kapiraya dilaporkan terjadi akibat persoalan hak ulayat, kepentingan ekonomi, serta aktivitas pihak tertentu di wilayah sengketa. Situasi tersebut berdampak pada korban luka, pengungsian warga, hingga kerusakan fasilitas publik.
Pengendalian Situasi
Sebagai langkah awal, Gubernur meminta pemerintah kabupaten untuk segera melakukan pengendalian situasi di lapangan.
Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain:
1. Menghentikan sementara seluruh aktivitas sosial kemasyarakatan yang berpotensi memicu konflik di wilayah sengketa sampai kondisi dinyatakan aman.
2. Menyampaikan imbauan resmi kepada masyarakat agar menahan diri, tidak melakukan tindakan provokatif, serta menjaga keamanan dan ketertiban.
3. Berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan kehadiran personel bersifat pengamanan situasi dan tidak menimbulkan eskalasi.














