GPdI Efata Nawaripi Gelar Seminar Paskah untuk Pelnat dan Pelkap, Pdt. Marani Tegaskan Harus Menjadi Manusia Baru
Ia menambahkan, pemilihan materi tentang bijak berkomunikasi di media sosial dilatarbelakangi oleh kebijakan pemerintah terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
“Melalui materi ini, diharapkan anak-anak dapat memahami etika dalam berkomunikasi dan menggunakan bahasa yang sopan, sehingga terhindar dari dampak negatif media sosial,” jelasnya.
Pihak panitia berharap melalui Seminar Paskah ini dapat membangkitkan semangat dan iman peserta kepada Kristus, sekaligus membekali mereka dalam menghadapi tantangan zaman di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sementara Pdt. Yohanis Marani dalam materi Paskah Kasih Bapa menekankan kasih tak terbatas Allah Bapa yang diwujudkan melalui pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus, sesuai konteks lagu rohani “Kasih Bapa” yang telah dibahas sebelumnya.
Makna Teologis
Paskah memperingati Kasih Bapa yang rela memberikan Anak-Nya untuk menebus dosa manusia, seperti dalam Yohanes 3:16. Tema ini mengajak umat merenungkan pengorbanan Yesus sebagai bukti cinta surgawi yang melampaui mentari dan samudra, menghubungkan lirik lagu dengan kemenangan atas maut. **

Peserta seminar Paskah Pelnat melakukan games.

Peserta Seminar Pelkap dan anak sekolah minggu asyk melaksanakan games.

























