Gandeng TNI AU Lanud YKu Timika, Pemkab Yahukimo Salurkan 12,5 Ton Beras Bantuan Kemanusiaan
Timika,papuaglobalnews.com- Pemerintah Kabupaten Yahukimo Papua Pegunungan menggandeng TNI Angkatan Udara melalui Lanud Yohanis Kapiyau (YKu) Timika di bawah Komando Daerah TNI Angkatan Udara III (Kodau III) mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa 12,5 ton beras untuk masyarakat setempat, Jumat 4 September 2026.
Bantuan tersebut diberangkatkan dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, menggunakan pesawat TNI AU sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Yahukimo yang terdampak kondisi cuaca dan fenomena El Nino.
Fenomena El Nino yang terjadi di sejumlah wilayah Papua berdampak terhadap kondisi lingkungan dan ketersediaan air. Penurunan debit air serta pendangkalan sungai turut memengaruhi aktivitas transportasi logistik melalui jalur perairan yang tidak dapat beroperasi secara optimal.
Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam distribusi bahan pangan menuju sejumlah wilayah, termasuk Yahukimo. Terbatasnya akses transportasi logistik menyebabkan pasokan bahan makanan mengalami hambatan sehingga masyarakat membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Dengan bantuan beras 12,5 ton ini, TNI AU berharap dapat membantu warga Yahukimo dalam memenuhi kebutuhan pangan lebih cepat, sekaligus meringankan dampak yang dirasakan akibat terganggunya distribusi logistik.
Penggunaan pesawat TNI AU dalam pendistribusian bantuan dilakukan untuk mempercepat penyaluran logistik menuju wilayah tujuan. Hal ini mengingat kondisi geografis Papua Pegunungan yang memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika jalur transportasi darat maupun perairan mengalami kendala.
Melalui aksi kemanusiaan ini, TNI AU menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah Papua Pegunungan sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah kondisi rawan yang berdampak terhadap kelancaran distribusi logistik.
Bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Yahukimo dalam memenuhi kebutuhan pangan. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.




















