Timika,papuaglobalnews.com – Enam dari tujuh tim sepak bola resmi mendaftar sebagai peserta Liga 4 Zona Papua Tengah musim 2025/2026.

Turnamen yang digelar di bawah naungan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini dijadwalkan dibuka pada 8 Maret 2026. Stadion Wania Imipi SP1 di Kelurahan Kamoro Jaya, Kabupaten Mimika ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan.

Ketua Panitia Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah, Alfred F. Anouw, kepada papuaglobalnews.com, Sabtu 21 Februari 2026) mengatakan hingga pukul 13.46 WIT, enam tim telah resmi mendaftar.

Keenam tim tersebut yakni Persidei (Kabupaten Deiyai), Persipani (Kabupaten Paniai), Persintan (Kabupaten Intan Jaya), Persipuncak Cartenz (Kabupaten Puncak), Persemi Mimika, dan Persidodo (Kabupaten Dogiyai). Sementara Persipuja (Kabupaten Puncak Jaya) dijadwalkan baru melakukan pendaftaran pada Minggu, 22 Februari 2026.

“Tahapan pendaftaran sudah kami buka sejak 14 Februari dan berakhir hari ini, 21 Februari 2026. Namun dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan medan yang sulit di beberapa daerah, kami memberikan dispensasi perpanjangan hingga 23 Februari 2026,” ujar Alfred.

Pria yang dikenal dengan sebutan Bintang Dogiyai itu menjelaskan, kuota tujuh tim sudah sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang dikeluarkan PSSI Pusat.

“Sebenarnya bisa dibuka untuk umum. Namun panitia memprioritaskan perwakilan masing-masing kabupaten agar anak-anak muda di setiap daerah dapat menunjukkan talenta yang Tuhan berikan dalam mengolah si kulit bundar,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa tim dari Kabupaten Nabire tidak terlibat dalam ajang ini karena Persenab saat ini sudah bermain di level yang lebih tinggi.

“Persenab mengikuti Liga 3 tingkat nasional musim ini, sehingga secara aturan tidak diperbolehkan mengikuti Liga 4 yang levelnya lebih rendah,” terangnya.

Sesuai jadwal, pembukaan akan dipusatkan di Stadion Wania Imipi SP1 dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, pada 8 Maret 2026. Setelah seremoni pembukaan, akan digelar laga ekshibisi antara Tim Pemerintah Provinsi Papua Tengah melawan Bhayangkara Polda Papua Tengah.

Kick-off pertandingan resmi Liga 4 akan dimulai pada 9 Maret 2026 dengan diikuti tujuh tim peserta.

“Sejauh ini seluruh persyaratan telah terpenuhi, mulai dari pendaftaran hingga administrasi. Untuk skrining data pemain, kami telah menyurati masing-masing tim agar melengkapi berkas dan berkoordinasi langsung dengan admin panitia,” katanya.

Liga 4 Zona Papua Tengah ini diperuntukkan bagi pemain junior kelahiran 1 Januari 2003 hingga 2008.

Alfred berharap setiap tim lebih memprioritaskan anak-anak Orang Asli Papua (OAP) agar mereka dapat menunjukkan kualitas permainan sekaligus mengembangkan talenta yang dimiliki. Turnamen ini juga menjadi momentum seleksi awal dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ia menegaskan, ajang ini bukan sekadar euforia pertandingan, tetapi menjadi kesempatan bagi tim terbaik untuk mewakili Papua Tengah pada kompetisi tingkat nasional, yakni Liga Nusantara, yang mempertemukan para juara Liga 4 dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Kami berharap tidak hanya menjadi juara di Papua Tengah, tetapi mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa harum nama Papua Tengah,” pungkasnya. **