Dukung Kemandirian Pangan, Babinterau Lanud YKU Bersama Petani Suku Kamoro Nawaripi Tanam Padi Gogo
Bintara Pembina Teritorial Lanud Yohanis Kapiyau, Serka Kasimirus Anitu bersama kelompok tani menanam padi pada Kamis 3 September 2026. (Foto – Istimewa/papuaglobalnews.com).
Timika,papuaglobalnews.com – Mendukung mewujudkan kemandirian pangan dalam program ketahann pangan nasional, Bintara Pembina Teritorial Lanud Yohanis Kapiyau, Serka Kasimirus Anitu, terus mendorong warga binaan petani lokal Suku Kamoro Kampung Nawaripi, Kelompok Tani Mandiri, untuk mengembangkan budidaya penanaman padi gogo tadah hujan di Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis 3 September 2026.
Penanaman kali ini merupakan kegiatan lanjutan yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak 18 Maret 2026 di atas lahan seluas 1 hektar. Lahan tersebut dijadikan sebagai lahan percontohan sekaligus untuk memotivasi masyarakat asli Kamoro Nawaripi agar lebih produktif, mandiri, dan menjadikan pertanian sebagai peluang peningkatan kesejahteraan.
Ketua Kelompok Tani Mandiri Paive, Viktoria Mahuze, dalam kesempatan tersebut menyampaikan penanaman padi kali ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kerja keras yang telah dilakukan bersama kelompoknya. Mulai dari persiapan lahan, persemaian bibit padi, hingga pelaksanaan penanaman saat ini.
“Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Bapak Danlanud YKU. Kolonel Pnb Taufik Andriadi, melalui Babinter Serka Kasimirus Anitu, serta Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Mimika bersama petugas PPL yang selama ini aktif mendampingi dan mendukung kebutuhan bibit dan pupuk,” jelas Viktoria.
Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan Kampung Nawaripi dapat menjadi salah satu sentra produksi pangan di wilayah Mimika dan menjadi contoh kemandirian masyarakat adat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Hadir dalam kegiatan ini yaitu Kapten Lek Heri Cahyono, Kasi Bakti Lanud YKU, Hengki H. R. Youw, Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Mimika, para petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kementerian, beserta Kelompok Tani Mandiri Paive. **
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer
Kami menerima kiriman tulisan opini maupun karya jurnalisme warga yang disertai identitas diri serta foto atau gambar pendukung.
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel/berita di atas, Anda dapat mengirimkan artikel atau berita berisi sanggahan, koreksi, maupun hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.





















