Timika,papuaglobalnews.com – Pada tahun anggaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mimika mengelola anggaran sebesar Rp1,5 triliun.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran gaji pegawai, operasional kantor, hingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Mimika.

Yoga mengatakan, salah satu proyek yang dilanjutkan tahun ini pembangunan Jalan Mayon yang belum sempat dirampungkan pada tahun sebelumnya karena harus terlebih dahulu membangun pagar pengganti.

“Pelebaran Jalan Mayon itu tidak ada tuntutan ganti rugi. Hanya saja sebelumnya kami masih menunggu surat izin resmi dari Mabes TNI AD terkait pembongkaran pagar. Kalau sudah ada surat dari Mabes TNI AD, baru kita bisa melakukan pembongkaran,” jelas Yoga kepada papuaglobalnews.com, Kamis 12 Maret 2026.

Ia bersyukur saat ini telah mengantongi izin resmi dari Mabes TNI AD maka pada tahun ini DPUPR mulai melanjutkan pembangunan jalan tersebut sekaligus membangun pagar pengganti agar akses jalan di wilayah itu menjadi lebih lebar dan lancar.

Sementara itu, kelanjutan pengaspalan Jalan Yan Piter Magal yang tembus ke Jalan C. Heatubun diusulkan dalam APBD Perubahan tahun 2026. Namun, realisasi pekerjaan tersebut masih menunggu pembayaran pembebasan lahan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mimika.

“Berapa besar pembayaran ganti rugi kami tidak tahu, karena itu dihitung oleh tim appraisal dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Mimika,” jelasnya.

Terkait rencana pembangunan bundaran di pertemuan Jalan Yan Piter Magal dan Jalan C. Heatubun menuju Bandara Mozes Kilangin, sebagaimana disampaikan Bupati Mimika Johannes Rettob saat prosesi adat dan syukuran di jalan tersebut pada 14 Februari 2026, Yoga menegaskan pembangunan bundaran belum dapat dilakukan tahun ini karena harus melalui tahap perencanaan tersendiri.

“Tahun ini kita hanya fokus pada pengaspalannya saja. Jika tanahnya sudah dibayarkan, PUPR siap mengeksekusi pengaspalannya,” ujarnya.

Selain melanjutkan pembangunan Jalan Mayon dan sejumlah jalan lingkungan, DPUPR Mimika pada tahun ini juga akan membangun jalan di Distrik Agimuga dengan anggaran sebesar Rp20 miliar. Program tersebut merupakan bagian dari prioritas Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk meningkatkan akses pembangunan dari kampung menuju kota.

Selain itu, DPUPR juga merencanakan pembangunan jembatan di Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah guna memperlancar akses transportasi masyarakat di wilayah tersebut. **