Timika,papuaglobalnews.com – Dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat lokal kelompok binaan di wilayah pesisir, Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta dari APBD 2026 untuk mendukung budidaya pembesaran kepiting bakau dengan sistem keramba di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.

Dalam sistem pembesaran tersebut, kelompok binaan memanfaatkan potensi bibit lokal yang ditangkap sendiri oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Clemens Ohoilulin, kepada papuaglobalnews.com di ruang kerjanya, Senin, 17 Agustus 2026.

Clemens menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk merenovasi kembali fasilitas penangkaran pembesaran dan penggemukan karaka atau kepiting bakau sebanyak delapan keramba. Masing-masing keramba memiliki kapasitas kurang lebih 500 ekor kepiting.

“Sistem budidayanya para kelompok binaan kita, mereka saat turun tangkap di kali ukuran kecil dimasukkan dalam keramba. Sedangkan yang besar-besar mereka bisa langsung jual kepada pengepul,” kata Clemens.

Ia mengungkapkan, paket pekerjaan tersebut saat ini telah masuk tahap kontrak dan selanjutnya akan dikerjakan oleh pihak ketiga.

Menurutnya, dalam budidaya pembesaran dan penggemukan, bibit kepiting dengan ukuran sekitar 100 gram per ekor ditargetkan dalam waktu tiga sampai empat bulan sudah dapat dipanen dengan bobot mencapai sekitar 200 gram per ekor.

Namun, untuk saat ini kelompok binaan tersebut belum mulai berproduksi. Selama ini hasil panen dijual dengan pasaran di Makassar, Bali, Surabaya dan Jakarta.

Clemens juga mengungkapkan Dinas Perikanan Kabupaten Mimika masih memberlakukan aturan pelarangan penjualan kepiting dalam kondisi bertelur. Kebijakan tersebut sesuai aturan Pemerintah Pusat bertujuan menjaga keberlangsungan populasi kepiting agar penyiapan bibit secara alami tetap tercukupi.

Selain itu, Dinas Perikanan juga melarang penjualan kepiting yang masih berukuran kecil, yakni sekitar 100 gram, sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga kepiting di pasaran. **