Timika,papuaglobalnews.com –  Meringankan beban masyarakat Kamoro yang tengah menghadapi situasi sulit akibat konflik di Distrik Mimika Barat Tengah–Kapiraya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika (DKP) menyalurkan bantuan bahan makanan berupa beras, minyak goreng, kopi, teh, gula serta kebutuhan ibu dan balita.

“Bantuan ini staf kami sudah berangkat tadi malam menggunakan speedboat dan kemungkinan sekarang sudah tiba di sana. Bantuan ini juga kami gabungkan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mimika,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga, kepada papuaglobalnews.com di sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Graha Eme Neme Yauware, Jumat 13 Februari 2026.

Yulius menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri dari beras sebanyak tiga ton, minyak goreng 12 karton, mie instan 50 karton, gula lima karton, kopi dua karton, teh dua karton, serta perlengkapan ibu dan anak sebanyak 50 kotak.

Ia mengungkapkan, bahan makanan tersebut merupakan persediaan tahun 2025 yang masih tersimpan dengan baik di gudang DKP.

Bantuan ini disalurkan sesuai permintaan masyarakat, mengingat kondisi saat ini belum kondusif akibat gejolak sosial terkait persoalan tapal batas.

“Dalam situasi seperti itu, mereka tentu tidak bisa ke kebun untuk mencari bahan makanan. Kebetulan masih ada stok tahun lalu, maka kami salurkan kepada mereka,” katanya.

Bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah kampung setempat untuk selanjutnya diatur pembagiannya kepada masyarakat, karena pemerintah kampung yang lebih mengetahui kondisi dan kebutuhan warganya.

Yulius berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga Kapiraya yang saat ini tengah menghadapi situasi sosial yang kurang stabil. **