Ia berharap lewat kehadiran Koperasi Merah Putih masyarakat Mimika semakin baik, PDRBnya juga naik dan tingkat inflasinya menurun.

John mengakui sember APBD Mimika 80 persen dari PTFI.

“Kalau Freeport tidak produksi akan berdampak pada kami di Timika sebagai daerah penghasil,” jelas John.

John juga mengungkapkan Kabupaten Mimika dipublis Badan Pusat Statik (BPS) Pusat bahwa pertumbuhan ekonomi terendah di Indonesia namun kontribusi ekonomi nasionalnya terbesar dari Mimika.

Selain itu, John paparkan penduduk Mimika berjumlah 300 ribu dengan beragam suku, agama, adat dan budaya. Sehingga pemerintah mengusung tagline ‘Mimika Rumah Kita’.

“Rumah ini milik dua suku besar (Kamoro dan Amungme) dengan moto Eme Neme Yauware. Dan kita yang datang harus jaga. Untuk semangat buat Mimika maju menuju Gerbang Emas,” jelas John.

Ia menambahkan, Mimika kini membuka diri menerima investor masuk menanamkan modalnya di Timika. Sebagai bentuk mendukung investasi, pemerintah memberikan keringanan penghapusan denda pajak serta mempermudah pengurusan izinnya.

John meminta kepada Samuel Yogi, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMK Mimika terus mengkawal agar Koperasi Merah Putih dapat berjalan baik. **