Timika,papuaglobalnews.com – Hingga 10 Juni 2026, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Mimika secara keseluruhan mencapai Rp2,4 triliun lebih atau sekitar 42,77 persen dari target APBD sebesar Rp5,6 triliun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Dwi Cholifah, kepada papuaglobalnews.com di ruang kerjanya, Kamis 11 Juni 2026.

Dwi menjelaskan, capaian penerimaan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp585 miliar dan telah terealisasi lebih dari Rp200 miliar atau sekitar 33,3 persen.

Komponen PAD terdiri dari Pajak Daerah yang ditargetkan sebesar Rp410,972 miliar dengan realisasi mencapai Rp171 miliar atau sekitar 40 persen. Sementara itu, penerimaan dari sektor retribusi yang ditargetkan sebesar Rp17,2 miliar telah terealisasi Rp5,2 miliar atau sekitar 30,40 persen.

Untuk pendapatan transfer, dari target sebesar Rp3,2 triliun telah terealisasi sekitar Rp1,25 triliun atau 39,1 persen. Sedangkan pendapatan sah lainnya ditargetkan sebesar Rp1,8 triliun dan telah terealisasi sekitar Rp1,2 triliun.

“Sampai saat ini penerimaan masih terus berjalan, termasuk dana transfernya. Meskipun nilai dolar terus naik, belum ada pengurangan dari pemerintah pusat,” jelas Dwi.

Ia bersyukur memasuki awal triwulan kedua, realisasi PAD masih menunjukkan tren positif dengan capaian sementara berada di angka 40 persen.

Menurutnya, berdasarkan catatan tahun-tahun sebelumnya, realisasi pendapatan pada pertengahan tahun umumnya berada pada kisaran 40–50 persen sehingga kondisi saat ini masih tergolong normal.

Dwi memastikan memasuki triwulan ketiga dan keempat biasanya pendapatan daerah mengalami peningkatan cukup signifikan seiring masuknya setoran dana perimbangan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pelemahan nilai mata uang perlu diwaspadai karena selain berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), juga memengaruhi harga satuan barang lainnya. Karena itu, kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan fisik perlu benar-benar diprioritaskan.