Timika,papuaglobalnews.com – Bupati Mimika Johannes Rettob mengakui setahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong banyak tantangan  berat dihadapi. Namun keduanya tetap komitmen dan teguh menjalankan dengan satu tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mimika.

John mengungkap hal ini di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), tokoh agama, tokoh masyarakat, para pengurus Partai Politik (Parpol) pendukung, perwakilan paguyuban serta ASN di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika dalam momen peringatan Satu Tahun Kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, Rabu 25 Maret 2026.

Momen yang dirangkai dengan Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung meriah penuh syukur dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware (ENY). Mengawali seluruh rangkaian peringatan satu tahun ini dengan ibadah sabda dipimpin oleh RD. Benyamin Pigai, Pr, pastor rekan Paroki Katedral Tiga Raja Timika dan doa umat dipanjatkan oleh perwakilan tokoh lintas agama.

John mengakui bersama Wakil Bupati Emenuel Kemong selalu bertanya dalam diri apa yang sudah dilakukan selama satu tahun ini. Mengingat selama ini banyak anggapan atau penilaian dari masyarakat yang selalu menyoroti bahwa sejauh ini keduanya tanpa melakukan pembangunan apa-apa.

Namun demikian, John menegaskan sejak tahun 2024 hingga Desember 2025 sudah ada program dan kegiatan yang telah dijalankan.

John yang didampingi Emanuel Kemong menegaskan, keduanya tetap komitmen selama lima tahun tetap berupaya berjuang agar masyarakat Mimika keluar dari kemiskinan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

Pada momen tersebut, John memaparkan sejumlah pencapaian program dan kegiatan selama setahun, diantaranya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur untuk masyarakat Mimika.

John menjelaskan berdasarkan data pembangunan daerah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2024 sebesar 76,85 persen dan pada tahun 2025 mengalami peningkatan 77,5 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Mimika tahun 2024 sebesar 6,7 persen dan tahun 2025 mengalami perubahan menjadi 6,75 persen. Indeks Gini (Gini Ratio) tahun 2024 sebesar 0,324 dan 0,37 persen di tahun 2025.

Penduduk miskim di Mimika tahun 2024 sebesar 14,18 persen dan mengalami penurunan 13,8 persen pada tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 4,80 persen dan mengalami peningkatan 6,5 persen pada tahun 2025.

John menegaskan pertumbuhan ekonomi Mimika hampir sama dengan rata-rata target nasional.

Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Mimika tahun 2024 sebesar Rp126,87 triliun  dan tahun 2025 mengalami peningkatan Rp160,52 triliun yang dibelanjakan.

John mengakui dengan tingginya nilai belanja APBD Mimika membuktikan perputaran ekonomi di daerah ini semakin baik.

Ia juga mengakui sektor pertambangan dan penggalian menjadi konstribusi terbesar untuk Mimika pada tahun 2024 dan 2025 masing-masing sebesar 88,57 persen.

Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 dilaporkan 4,80 persen dan pada tahun 2025 terjadi peningkatan menjadi 6,5 persen.

PDRB perkapita pada tahun 2024 sebesar Rp394 juta dan tahun 2025 meningkat menjadi Rp500 juta.

Distribusi pendapatan tahun 2024 sebesar 0,324 gini ratio dan tahun 2025 terjadi peningkatan sebesar 0,37 GR.

Ketenagakerjaan atau tingkat partisipasi kerja tahun 2024 sebanyak 64,77 persen dan tahun 2025 mengalami peningkatan 68,29 persen.

John juga melaporkan data pembangunan daerah inflasi Mimika.

Inflasi year to year tahun 2024 mengalami 3,99 persen. Tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 2,03 persen.