Warga Mapurujaya Antusias Belanja Pangan Murah yang Digelar DKP Mimika
Timika,papuaglobalnews.com – Warga Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, antusias berbelanja dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Rabu 25 Februari 2026. GPM ini melibatkan Dinas Perikanan Mimika, Bulog Timika dan para distributor.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ferol Mom Balinol mewakili Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Operasi GPM dipusatkan di halaman Kantor Distrik Mimika Timur. Turut hadir Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, I Nyaman Dwitana, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Abdul Haris Sudharmono serta Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq, S.STP dan Kepala Bulog Timika
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan yang dibacakan Ferol Mom Balinol menyampaikan Gerakan Pangan Murah dapat terlaksana sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Mimika.
GPM merupakan langkah nyata dan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.
Menjelang hari-hari besar keagamaan, permintaan bahan pangan cenderung meningkat yang berdampak pada kenaikan harga di pasaran. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah, karena stabilitas harga pangan berkaitan erat dengan tingkat kesejahteraan masyarakat serta pengendalian laju inflasi daerah.
Ia berharap melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya mendekatkan akses pangan kepada masyarakat dengan menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, serta kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan baik.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, baik dari unsur pemerintah, distributor, pelaku usaha, maupun seluruh pemangku kepentingan yang mendukung suksesnya Gerakan Pangan Murah.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi seperti ini perlu terus dibangun demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di daerah.
Ia menegaskan ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, masyarakat diajak untuk terus mendukung program-program pemerintah di bidang pangan serta bijak dalam berbelanja dan mengonsumsi kebutuhan pokok secara efisien sesuai kebutuhan.
Sementara I Nyoman Dwitana, Sekretaris DKP Mimika mengemukakan GPM ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilaunching secara serentak pada halaman Graha Eme Neme Yauware pada 13 Februari 2026 lalu.
Ini tujuan agar mendekatkan pelayanan kebutuhan masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah dengan harga terjangkau tanpa perlu harus berangkat jauh-jauh berbelanja di pasar atau di toko di kota.
Ia berharap melalui GPM yang dilakukan oleh pemerintah dapat memberikan keringanan kepada masyarakat muslim yang tengah menjalani bulan suci Ramadan maupun kepada masyarakat umum lainnya. Dengan ketersediaan pangan murah ini memberikan rasa aman dan nyaman atas keterpenuhan bahan pangan pokok bagi umat muslim agar ibadahnya semakin khusuk kepada Allah.
Pangan murah yang ada ini kata Nyoman semuanya mendapat harga subsidi dari pemerintah tanpa terkecuali.
Ia menyebutkan stok telur ayam ras lokal, bawang merah, bawang putih, ikan segar, minuman sprite, cocacolla, tomat, beras SPHP dan minyak goreng cukup banyak. Selain itu juga tersedia pangan lokal umbi-umbian dan sayur-sayuran.
Berikut harga komoditi:






























