Timika, papuaglobalnews.com – Jemaat Gereja Kemah Injil (Kingmi) Koordinator Amungsa di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, secara resmi membentuk panitia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gereja Kingmi di Tanah Papua yang akan diperingati pada 6 April 2026.

Pembentukan panitia tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengurapan panitia oleh Sekretaris Umum Sinode Gereja Kingmi di Tanah Papua, Pdt. Dominggus Pigay, S.Th, kepada Ketua Panitia Pdt. Pigome, S.Th, bertepatan dengan ibadah Minggu di Gereja Kingmi Jemaat Bahtera Timika, Minggu 1 Februari 2026.

Ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan pengurapan panitia berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Berubah untuk Menjadi Kuat.”

Dalam penyampaian Firman Tuhan, Pdt. Dominggus Pigay menekankan pentingnya membangun sikap hidup rukun dan saling mengasihi, baik kepada Tuhan maupun sesama manusia.

Ia juga mengingatkan agar semangat Api Injil Empat Berganda tidak hanya menjadi simbol luar, tetapi harus benar-benar dikobarkan dari lubuk hati terdalam, meliputi roh, jiwa, dan raga.

Kepada panitia HUT, Pdt. Dominggus berpesan agar dalam menjalankan tugas pelayanan selalu mengedepankan kerukunan antarwarga Jemaat Kingmi yang tersebar di sembilan klasis. Menurutnya, hanya dengan kerukunan, roh kehadiran Tuhan dapat nyata di tengah jemaat.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan kedamaian dan kerukunan, khususnya dengan membangun relasi yang baik serta bertindak secara humanis kepada masyarakat dan jemaat.

Pdt. Dominggus secara tegas meminta agar segala bentuk kekerasan, penembakan, pembunuhan, dan konflik yang terjadi di Tanah Amungsa segera dihentikan.

Selain itu, ia mengajak seluruh suku untuk menghentikan tradisi perang suku karena hal tersebut merusak kerukunan dan kedamaian serta bertentangan dengan ajaran gereja.

“Gereja menolak segala bentuk kekerasan dan pembunuhan. Biarkan umat dan rakyat hidup bebas, aman, tanpa rasa takut, dan penuh kasih serta sukacita,” tegasnya.