Bantun serupa lanjut Samuel, sudah jalankan sejak tahun 2022, 2023 dan 2024 dengan penerima berbeda-beda. Selain membantu bibit dan pakan juga membangun kandang sistem kolong ukuran 12 x 7 meter persegi dilengkapi listrik, sumur bor dan gudang penyimpan pakan.

Bantuan sebagai modal awal bagi peternak OAP dengan harapan hasil panennya selain digunakan untuk membeli kebutuhan keluarga juga disisipkan untuk modal pembelian DOC dan pakan putaran berikutnya.

Ia menyebutkan dalam 1.000 ekor ini dalam hitungan 30-35 hari sudah dipanen dapat memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp15 juta.

Sebagai ketua asosiasi, Samuel mendorong para peternak lokal harus semangat beternak dan hasil panennya tetap disimpan untuk sebagai modal pembelian bibit dan pakan putaran berikutnya dengan tetap menjaga kualitasnya. **