Waspada Cuaca Ekstrem! Langit Timika Bergemuruh Suara Guntur Disertai Hujan dan Kilat
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Mimika mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Senin 23 Maret 2026) sekitar pukul 18.30 WIT.
Dalam rilis tersebut, wilayah Mimika dan sekitarnya dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini ditandai dengan suara guntur yang menggema di langit Timika sejak sore hingga malam hari.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Distrik Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, dan Amar. Selain itu, cuaca ekstrem juga diperkirakan dapat meluas ke sejumlah distrik lainnya seperti Mimika Baru, Mimika Tengah, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Iwaka, dan Wania.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Dampak yang mungkin terjadi antara lain banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kerusakan akibat angin kencang.
Khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan topografi curam atau rawan longsor, diminta untuk tetap waspada, terutama jika hujan turun secara terus-menerus dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, warga yang berada di dataran rendah dan di sekitar aliran sungai diingatkan untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir.
BMKG juga meminta instansi terkait seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai, serta aparat kepolisian untuk siaga mengantisipasi potensi gangguan. Langkah ini termasuk pengaturan arus lalu lintas serta menghindarkan masyarakat dari wilayah rawan bencana selama periode cuaca ekstrem berlangsung.
Selain itu, masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah akibat kondisi cuaca ekstrem disarankan untuk kembali setelah 1 hingga 2 jam sejak peringatan berakhir, dengan tetap memastikan kondisi lingkungan sudah aman.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi guna menghindari risiko yang lebih besar akibat cuaca ekstrem. **




































