Waspada! BMKG Nabire Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Potensi Longsor di Mimika
Timika,papuaglobalnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan prakiraan cuaca sekaligus peringatan dini potensi tanah longsor di wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Berdasarkan rilis resmi, prakiraan ini berlaku mulai 10 April 2026 pukul 07.00 WIT hingga 11 April 2026 pukul 07.00 WIT.
Dalam periode tersebut, sebagian besar wilayah Mimika diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, khususnya tanah longsor.
Wilayah yang masuk kategori rawan hingga tinggi terhadap potensi longsor meliputi Mimika Barat Jauh, Mimika Barat Tengah, Kuala Kencana, dan Tembagapura.
Selain itu, beberapa wilayah lain seperti Jila, Alama, Agimuga, Hoya, Mimika Timur Jauh, Iwaka, dan Amar juga berpotensi mengalami hujan yang dapat memicu pergerakan tanah di daerah dengan kondisi lereng yang labil.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Mimika pada pagi, siang, malam hingga dini hari didominasi hujan, dengan beberapa wilayah mengalami hujan sedang hingga lebat.
Intensitas curah hujan yang cukup tinggi ini menjadi faktor utama meningkatnya kerentanan tanah longsor, terutama di daerah pegunungan dan perbukitan.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan durasi lama. Warga juga diminta menghindari aktivitas di sekitar lereng curam, tebing, maupun daerah aliran sungai yang berpotensi mengalami longsor atau banjir bandang.
Selain itu, pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi, termasuk pemantauan wilayah rawan serta sosialisasi kepada masyarakat guna meminimalisir risiko bencana.
BMKG menegaskan bahwa informasi ini bersumber dari peta kerentanan tanah longsor InaRISK BNPB yang dikombinasikan dengan prakiraan cuaca terkini, sehingga masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi bencana secara dini. **


























