Timika,papuaglobalnews.com – Tiga terduga pelaku penikaman terhadap Gaudesius Naung Tonsi di Bar Pacifik, Kilometer 10, Kampung Kadung Jaya, Distrik Wania, Timika, pada Minggu 16 Agustus 2026 sekitar pukul 04.55 WIT, berhasil diamankan polisi pada Minggu siang.

Ketua IKF Mimika, Gabriel Zezo, menjelaskan persoalan tersebut telah diselesaikan setelah dilakukan mediasi bersama Ketua KKSS Mimika, Iwan Anwar, beserta pengurusnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mimika, Jalan Cenderawasih. Mediasi tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Mimika.

Gabriel mengungkapkan, dalam mediasi tersebut KKSS bersedia menanggung biaya pemulangan jenazah dengan dua orang keluarga sebagai pengantar. Bantuan lainnya berupa kopi, gula, dan air minum untuk keperluan ibadah di rumah duka.

Saat ini jenazah masih disemayamkan di kamar jenazah RSUD Mimika.

Gabriel menjelaskan, seluruh tiket untuk dua orang pengantar dan jenazah telah dibooking oleh KKSS untuk diterbangkan ke kampung halaman.

Dalam mediasi tersebut, Gabriel Zezo didampingi Ketua Pemuda IKF, Jamal Lagadoni, Ketua Sektor IK3S serta sejumlah tokoh IFK. Sementara dari pihak KKSS dihadiri Ketua Iwan Anwar bersama pengurusnya.

Gabriel menjelaskan, dalam mediasi tersebut Ketua KKSS Mimika menyampaikan belasungkawa dan merasa sedih atas peristiwa yang terjadi. Iwan Anwar juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

Sebagai tokoh IKF, Gabriel juga menyampaikan permohonan maaf atas aksi yang dilakukan anak muda IKF berupa pembakaran ban yang membuat istri Iwan Anwar merasa trauma.

“Jadi persoalan ini sudah damai. Tadi dalam mediasi dibuatkan juga surat pernyataan untuk menanggung seluruh biaya pemulangan dan ibadah di rumah duka,” jelas Gabriel.

Gabriel mengimbau seluruh masyarakat NTT yang berada di Timika bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan di kantor polisi. Ia berharap tidak ada lagi gerakan tambahan yang dapat mengganggu situasi keamanan.

Gabriel juga mengingatkan seluruh warga NTT agar kejadian tersebut menjadi pengalaman bersama. Menurutnya, jika ingin bersenang-senang di tempat hiburan, masyarakat tetap harus menjaga keselamatan diri.

Gabriel menjelaskan, sesuai informasi dari Kasat Binmas, dua orang pelaku sudah lebih dahulu ditangkap polisi. Kemudian satu orang lainnya kembali diamankan, sehingga total menjadi tiga orang terduga pelaku yang telah diamankan.

Jenazah Gaudesius Naung Tonsi rencananya akan dipulangkan ke kampung halaman di Maumere bersama dua orang keluarga sebagai pengantar. **