Pemkab Mimika Gelar Coaching Clinic Triwulan I SAKIP 2026, Bupati Ingatkan Pimpinan OPD Terlibat dalam Penyusunan
Bupati juga memberikan beberapa arahan untuk diperhatikan oleh Kepala OPD bahwa harus turun tangan dalam penyusunan SAKIP.
“Saya tidak ingin penyusunan dokumen SAKIP hanya diserahkan sepenuhnya kepada Kasubag Program atau staf. Kepala OPD harus memahami betul cascading (penjabaran) kinerja, dari visi-misi kabupaten, turun ke sasaran strategis OPD, hingga ke tingkat individu. Anda adalah nakhoda di instansi Anda,” katanya.
Ia juga mengharpkan pimpinan OPD pastikan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran.
“Jangan sampai ada program atau kegiatan yang dibiayai mahal, tetapi tidak memiliki kontribusi yang jelas terhadap indikator kinerja utama (IKU) pemerintah daerah,” harapnya.
Selain itu juga mengharapkan menghapus atau efisiensikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya formalitas tanpa hasil yang terukur dan mendorong tingkatkan kualitas predikat SAKIP.
“Kita tentu memiliki target untuk terus meningkatkan nilai dan predikat SAKIP kabupaten kita di Tahun 2026 ini. Namun ingat, nilai atau predikat bukanlah tujuan akhir, melainkan indikator bahwa birokrasi kita telah berjalan di jalur yang benar dan berdampak optimal,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim narasumber yang telah hadir untuk mendampingi.
Kepada seluruh peserta dipesan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan mencari solusi atas kendala-kendala teknis yang selama ini dihadapi di OPD masing-masing.
“Saya juga berharap, setelah kegiatan ini, akan ada komitmen yang kuat dari seluruh perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil coaching clinic ini dalam bentuk aksi nyata di unit kerja masing-masing,” katanya. **



























